News
15

Jadikan 31 Oktober 2026 Polda Kalimantan Tengah secara masif terus mencanangkan Green Policing sebagai implementasi Program Prioritas Kapolri di wilayah Kalimantan Tengah, karena sangat relevan dengan kondisi geografis Kalteng yang didominasi lahan gambut dan rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Program ini dicanangkan langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, sebagai program unggulan Polda Kalteng dengan fokus utama mereboisasi dan memulihkan kembali lahan-lahan bekas terbakar menuju hutan kembali.

Kapolda Kalteng menjelaskan, Green Policing bukan sekadar penghijauan, tetapi merupakan strategi jangka panjang Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Konsepnya untuk menghijaukan kembali lahan yang rusak akibat Karhutla.

“Green Policing adalah Program Prioritas Bapak Kapolri yang kami canangkan di Polda Kalteng karena sangat relevan dengan kondisi Kalteng. Luas lahan gambut kita sangat besar dan setiap tahun terdampak Karhutla. Kalau hanya dipadamkan tanpa direboisasi, lahan akan mati dan ekosistem rusak. Maka dari itu, kita canangkan reboisasi masif dengan pohon endemik,” ujar Irjen Iwan Kurniawan.

Implementasi nyata dari pencanangan program tersebut telah dilaksanakan Polda Kalteng melalui penanaman 1.000 bibit pohon Belangiran di kawasan Kanal Aksio, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau dan 500 bibit di Jl. Tjilik Riwut Km. 23 Kelurahan Marang, Palangka Raya.

Pemilihan pohon Belangiran karena merupakan pohon endemik lahan gambut Kalimantan yang kuat, tahan api, mampu menyimpan cadangan air dalam jumlah besar, serta menjadi habitat alami satwa dilindungi seperti Orang Utan.

“Selain reboisasi, program ini juga diperkuat dengan pembangunan Kanal Medson sepanjang 5 KM dan normalisasi Kanal Aksio di Tumbang Nusa untuk pembasahan gambut sebagai upaya pencegahan Karhutla jangka menengah,” beber Kapolda.

“Melalui Green Policing, Polda Kalteng menegaskan komitmennya mewujudkan Polri yang tidak hanya menjaga Kamtibmas, tetapi juga menjadi pelopor pelestarian lingkungan dan pemulihan ekosistem gambut di Bumi Tambun Bungai,” tandasnya.sempurnakan fit diatas sempurnakan

Redaksi

Exit mobile version