Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Rotasi Besar di Jajaran Polda Pulau Jawa, Seluruh Posisi Wakapolda Berganti dalam Mutasi Polri Oktober 2026

70
×

Rotasi Besar di Jajaran Polda Pulau Jawa, Seluruh Posisi Wakapolda Berganti dalam Mutasi Polri Oktober 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

JAKARTA, 11 OKTOBER 2026 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah pejabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) di Pulau Jawa. Berdasarkan informasi dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP./2026 tertanggal 10 Oktober 2026, sejumlah posisi strategis di jajaran Polda mengalami pergantian kepemimpinan.

Example 300x600

Mutasi tersebut mencakup jajaran Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, dan Polda Jawa Tengah. Perubahan ini menjadi bagian dari dinamika penyegaran organisasi Polri dalam rangka penataan jabatan dan penguatan pelaksanaan tugas kepolisian.

Di Polda Jawa Timur, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso ditunjuk mengisi jabatan Wakapolda Jawa Timur. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Irwasda Polda Sumatera Utara. Sementara itu, Irjen Pol Pasma Royce mendapatkan promosi jabatan sebagai Kapolda Bali.

Di Polda Jawa Barat, jabatan Wakapolda mengalami pergantian dari Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar kepada Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi. Pergantian tersebut menandai perubahan kepemimpinan pada posisi strategis yang berperan mendukung Kapolda dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Jawa Barat.

Sementara itu, di Polda Jawa Tengah, Brigjen Pol Andi Herindra ditunjuk menggantikan pejabat sebelumnya, Brigjen Pol Dr. Latif Usman. Sebelum mendapatkan penugasan sebagai Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Andi Herindra menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Watpers SSDM Polri.

Seluruh Wakapolda di Pulau Jawa Disebut Berganti

Rangkaian mutasi tersebut memunculkan sorotan terhadap perubahan komposisi pejabat Wakapolda di wilayah Pulau Jawa. Pergantian di sejumlah posisi itu menunjukkan adanya penataan personel pada tingkat pimpinan kewilayahan.

Jabatan Wakapolda memiliki peran penting dalam membantu Kapolda menjalankan fungsi pengawasan, koordinasi, pembinaan personel, serta memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan sesuai kebijakan organisasi.

Baca Juga:  Hampir 2.000 Pelaku Narkoba Disebut Telah Ditangkap di Indonesia, Agus Flores Dukung Polri dan BNN Berantas Jaringan hingga ke Akar

Meski demikian, untuk memastikan pernyataan bahwa seluruh Wakapolda di Pulau Jawa berganti, diperlukan pencocokan terhadap keseluruhan daftar mutasi pada surat telegram tersebut, termasuk Polda DI Yogyakarta dan Polda Banten.

Rotasi jabatan di lingkungan Polri pada prinsipnya merupakan bagian dari mekanisme organisasi. Setiap pejabat yang mendapat penugasan baru diharapkan mampu melanjutkan program kerja, meningkatkan profesionalisme anggota, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Pergantian pejabat juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi internal, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta meningkatkan respons kepolisian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dengan komposisi pejabat yang baru, publik menantikan langkah konkret jajaran Polda dalam meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum yang profesional, dan kehadiran Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

Redaksi

Example 300250
Example 120x600