Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Mengenal Sosok Ibu Agus Flores, Almarhumah Martha Sosok Tegas yang Menanamkan Arti Pendidikan dan Membentuk Karakter Sang Anak

60
×

Mengenal Sosok Ibu Agus Flores, Almarhumah Martha Sosok Tegas yang Menanamkan Arti Pendidikan dan Membentuk Karakter Sang Anak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

JAKARTA, 18 OKTOBER 2026 Di balik perjalanan hidup seseorang, sering kali terdapat sosok orang tua yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan prinsip hidup. Hal itu pula yang dikenang Ketua Umum Fresredpon saat menceritakan sosok ibunda Agus Flores, almarhumah Martha, yang semasa hidupnya dikenal sebagai pribadi tegas dan menaruh perhatian besar terhadap pendidikan anak-anaknya.

Example 300x600

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Ketua Umum Fresredpon, almarhumah Martha merupakan putri pertama dari pasangan purnawirawan polisi Andrias Ade Flores dan Sisilia Sani, yang berasal dari Mangkutana, Sulawesi Selatan. Semasa hidupnya, Martha juga pernah menjabat sebagai bendahara FKPPI Sulawesi Tengah serta menempuh pendidikan di Universitas Tadulako.

Sosok Ibu yang Tegas dan Menekankan Pendidikan

Dalam kenangannya, Ketua Umum Fresredpon mengungkapkan bahwa Martha merupakan sosok ibu yang keras dalam mendidik anak. Salah satu hal yang paling membekas dalam ingatannya adalah pesan sang ibu mengenai pentingnya pendidikan dan masa depan.

Ia mengenang bagaimana ibunya kerap menegurnya ketika dirinya lebih memilih aktivitas di luar rumah dibandingkan menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh.

“Kalau enggak kuliah, mau jadi apa kamu?” demikian kalimat sang ibu yang hingga kini masih diingatnya.

Menurut penuturannya, pesan tersebut bukan sekadar teguran, melainkan bentuk perhatian seorang ibu yang menginginkan anaknya memiliki masa depan dan mampu menjalani kehidupan dengan bekal pendidikan.

Meski disampaikan dengan cara yang keras, pesan itu menjadi bagian dari kenangan masa lalu yang terus melekat dalam ingatannya.

Kenangan Masa Kecil yang Tak Terlupakan

Ketua Umum Fresredpon juga menceritakan sisi lain dari pola pengasuhan ibunya. Ia mengaku bahwa semasa kecil, dirinya kerap menerima hukuman fisik dari sang ibu ketika dianggap melakukan kesalahan.

Baca Juga:  Tiba di Kalimantan Barat, Presiden Prabowo Langsung Pimpin Rapat Penanganan Karhutla

Dalam penuturannya, ia bahkan mengaitkan bekas pukulan di wajahnya dengan pengalaman masa kecil tersebut. Kisah itu disampaikan sebagai bagian dari kenangan pribadinya mengenai sosok ibu yang dinilainya memiliki karakter keras.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidup yang ia ingat hingga sekarang. Namun, kisah itu juga memperlihatkan bahwa pengalaman pengasuhan di masa lalu dapat meninggalkan kesan mendalam, baik berupa pesan yang terus diingat maupun pengalaman yang tidak mudah dilupakan.

Warisan Nilai yang Terus Dikenang

Bagi Ketua Umum Fresredpon, sosok almarhumah Martha bukan hanya bagian dari sejarah keluarga, melainkan juga figur yang meninggalkan sejumlah kenangan penting dalam perjalanan hidupnya.

Pesan mengenai pendidikan, kedisiplinan, dan masa depan menjadi hal yang terus ia ingat. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya kini dikenal oleh banyak kalangan di berbagai daerah di Indonesia.

Meski demikian, perjalanan seseorang tentu tidak dapat dilepaskan dari berbagai faktor, termasuk pengalaman hidup, lingkungan, kesempatan, dan pilihan yang diambil sepanjang perjalanan.

Kisah tentang almarhumah Martha menjadi pengingat bahwa di balik perjalanan hidup seseorang, terdapat cerita keluarga yang membentuk bagian dari identitas dan kenangan pribadinya.

Kepergian seorang ibu memang meninggalkan ruang tersendiri dalam kehidupan anak. Namun, kenangan tentang nasihat, ketegasan, dan pengalaman bersama akan terus hidup dalam ingatan mereka yang ditinggalkan.

Red

Example 300250
Example 120x600