Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Banjir Terjang Kota Padang, Kuranji dan Koto Tangah Terdampak Parah, Tim SAR Berpacu Evakuasi Warga

64
×

Banjir Terjang Kota Padang, Kuranji dan Koto Tangah Terdampak Parah, Tim SAR Berpacu Evakuasi Warga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

PADANG, 11 OKTOBER 2026  Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (10/10/2026), setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut. Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah dilaporkan menjadi wilayah yang terdampak paling parah, dengan arus banjir yang deras hingga menggenangi permukiman warga dan sejumlah ruas jalan.

Example 300x600

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan penanganan bencana, banjir mulai dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.25 WIB. Sebelumnya, hujan lebat telah mengguyur Kota Padang sejak sekitar pukul 12.00 WIB, sehingga meningkatkan debit air dan memicu genangan di sejumlah titik.

Di Kecamatan Kuranji, kawasan Guo Lapau Munggu dilaporkan mengalami banjir cukup parah. Sementara di Kecamatan Koto Tangah, banjir menerjang kawasan Lumin Park dan Kampung Apa. Derasnya arus air membuat proses evakuasi warga membutuhkan kewaspadaan dan penanganan ekstra dari petugas di lapangan.

Tim SAR dan Petugas Gabungan Lakukan Evakuasi

Merespons kondisi tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang mengerahkan personel untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Berdasarkan keterangan dalam laporan yang beredar, tujuh personel rescuer diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 14.40 WIB.

Dalam proses penanganan, petugas terlihat menerjang arus banjir menggunakan perlengkapan keselamatan, termasuk helm dan pelampung. Perahu karet juga dikerahkan untuk membantu mengevakuasi warga dari kawasan permukiman yang terendam.

Dokumentasi operasi memperlihatkan petugas SAR bersama personel kepolisian dan unsur terkait bekerja di tengah derasnya arus air. Warga yang berada di lokasi terdampak dibantu menuju tempat yang lebih aman, sementara petugas terus berupaya menjangkau titik-titik yang membutuhkan pertolongan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, dalam keterangan yang dikutip dari pemberitaan media, menyebut Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah sebagai wilayah dengan dampak banjir yang cukup parah. Fokus penanganan saat itu diarahkan pada evakuasi warga yang terjebak banjir.

Baca Juga:  TAMBANG EMAS ILEGAL DI KAWASAN KONSERVASI DISOROT, PENEGAKAN HUKUM DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN JADI UJIAN

Keselamatan Warga Menjadi Prioritas

Banjir yang menggenangi kawasan permukiman menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Arus air yang terlihat deras dalam dokumentasi menunjukkan bahwa situasi di lapangan berpotensi membahayakan warga, terutama mereka yang berada di rumah dengan akses keluar terbatas.

Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai, daerah rendah, dan kawasan yang rawan banjir diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika hujan lebat berlangsung. Warga juga diminta tidak memaksakan diri melintasi arus banjir, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan, karena kedalaman dan kekuatan arus dapat sulit diperkirakan.

Apabila air terus meningkat, warga sebaiknya segera menuju lokasi yang lebih tinggi dan aman dengan mengikuti arahan petugas. Kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, serta warga yang membutuhkan bantuan khusus, perlu menjadi prioritas dalam proses evakuasi.

Data Korban dan Kerugian Masih Menunggu Informasi Resmi

Hingga informasi dalam laporan tersebut disampaikan, belum terdapat keterangan lengkap mengenai jumlah keseluruhan warga terdampak, korban jiwa, maupun besaran kerugian material akibat banjir. Karena itu, perkembangan situasi dan hasil pendataan masih perlu menunggu informasi resmi dari instansi terkait.

Koordinasi antara Basarnas, BPBD, kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman serta kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera ditangani.

Musibah banjir ini diharapkan menjadi perhatian bersama agar penanganan darurat, pendataan korban, dan pemulihan wilayah dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Doa dan dukungan masyarakat sangat berarti bagi warga Kota Padang yang tengah menghadapi musibah. Semoga seluruh warga yang terdampak diberikan keselamatan dan ketabahan, serta para petugas yang bertugas di lapangan senantiasa diberi perlindungan dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Baca Juga:  Pemeriksaan Mantan Kapolresta Banda Aceh dan Eks Kasat Narkoba Jadi Sorotan, Transparansi Penanganan Kasus Dipertanyakan

Informasi mengenai jumlah korban, kerusakan, dan perkembangan evakuasi perlu diperbarui berdasarkan keterangan resmi terbaru dari Basarnas, BPBD Kota Padang, atau pemerintah daerah.

Tim

Example 300250
Example 120x600