Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Agus Flores Gaungkan Persatuan FRN se-Indonesia: Solid dalam Loyalitas, Kuat dalam Kemandirian

36
×

Agus Flores Gaungkan Persatuan FRN se-Indonesia: Solid dalam Loyalitas, Kuat dalam Kemandirian

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

JAKARTA, 9 Oktober 2026 Ketua Umum Fast Respon Counter Polri Nusantara (FRN), R. Mas. MH. Agus Rugiarto Astrodiarjo, SH., MH., yang dikenal sebagai Agus Flores, menyerukan seluruh jajaran dan keluarga besar FRN di Indonesia untuk terus menjaga persatuan, memperkuat loyalitas, serta mengedepankan kemandirian dalam menjalankan aktivitas organisasi.

Example 300x600

Pesan tersebut disampaikan Agus Flores sebagai pengingat bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada luasnya jaringan dan banyaknya anggota, tetapi juga pada soliditas, rasa persaudaraan, serta komitmen bersama dalam menjaga nama baik organisasi.

Agus menegaskan, seluruh jajaran FRN harus mampu menjaga hubungan yang harmonis dan menghindari pertikaian yang dapat merusak kebersamaan. Perbedaan pandangan maupun langkah dalam mengembangkan organisasi, menurutnya, seharusnya menjadi ruang untuk saling menghormati, bukan alasan untuk saling menjatuhkan.

“Yang menggunakan logo dan membawa nama FRN di seluruh Indonesia, kita harus menjaga kebersamaan. Jangan berantem, jangan saling menjatuhkan. Kita semua sama-sama berjuang. Silakan masing-masing berkembang dan mandiri, tetapi persaudaraan harus tetap dijaga,” tegas Agus Flores.

Loyalitas dan Kemandirian Harus Berjalan Beriringan

Agus Flores menyampaikan bahwa loyalitas merupakan bagian penting dalam membangun organisasi yang kuat. Namun, loyalitas tersebut perlu diwujudkan melalui tanggung jawab, sikap saling menghormati, dan komitmen untuk menjaga nilai-nilai organisasi.

Ia juga memberikan ruang kepada setiap jajaran untuk mengembangkan kemampuan, memperluas jaringan, serta membangun kemandirian sesuai dengan potensi masing-masing.

Menurutnya, kemandirian bukan berarti meninggalkan kebersamaan. Sebaliknya, setiap anggota diharapkan mampu berkembang tanpa harus menciptakan persaingan yang tidak sehat dengan sesama anggota FRN.

“Silakan mandiri dan mengembangkan kemampuan masing-masing. Tidak perlu saling berkonflik. Kalau ada persoalan, komunikasikan dengan baik. Kita harus mengutamakan persaudaraan dan mencari jalan keluar melalui musyawarah,” ujarnya.

Baca Juga:  PEMERINTAH DESA BRINGIN APRESIASI DUKUNGAN DIRJEN PU PENGAIRAN DAN BBWS CIMANUK-CISANGGARUNG, PEMBANGUNAN RUMAH POMPA DAN INSTALASI PIPA SEPANJANG 1 KM DIHARAPKAN TINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN

Agus juga menggambarkan loyalitas para pengikut dan anggota yang setia sebagai bentuk pengabdian, yang diibaratkannya seperti *abdi dalem*. Perumpamaan tersebut menggambarkan kesetiaan, penghormatan, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

Meski demikian, ia berharap loyalitas tetap berjalan seiring dengan sikap profesional, keterbukaan terhadap kritik, serta kepatuhan terhadap hukum dan etika yang berlaku.

FRN sebagai Bagian dari Kekuatan Media

Lebih lanjut, Agus Flores menyebut jajaran FRN sebagai bagian penting dari jaringan media yang selama ini berada dalam lingkup perjuangannya. Ia mengibaratkan para anggota FRN sebagai panglima media yang memiliki peran dalam menyampaikan informasi, membangun komunikasi, dan menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.

Baginya, keberadaan jaringan media harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, setiap anggota diharapkan tidak hanya menjaga kekompakan internal, tetapi juga mengedepankan profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ia mengingatkan bahwa penggunaan logo dan identitas FRN harus diiringi tanggung jawab untuk menjaga reputasi organisasi. Informasi yang disampaikan kepada publik harus mengutamakan fakta, berimbang, serta tidak menimbulkan persoalan akibat informasi yang belum terverifikasi.

“FRN harus menjadi wadah yang memperkuat komunikasi dan persaudaraan. Kalau ada anggota yang menghadapi masalah, mari kita bangun komunikasi dan saling membantu sesuai kemampuan serta koridor hukum. Jangan sampai persoalan justru membuat kita terpecah,” ungkapnya.

Persatuan Menjadi Fondasi Organisasi

Agus Flores berharap seluruh jajaran FRN di berbagai daerah dapat menjaga hubungan baik, menghormati perbedaan, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik internal.

Ia menilai bahwa organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu memberikan ruang bagi anggotanya untuk berkembang, sekaligus menjaga komitmen terhadap tujuan bersama.

Menurutnya, loyalitas tidak seharusnya digunakan untuk membatasi kemandirian, sedangkan kemandirian tidak boleh dijadikan alasan untuk memutus komunikasi dan persaudaraan.

Baca Juga:  JEJAK PRESIDEN SOEHARTO DI TROWULAN MOJOKERTO, KISAH KUNJUNGAN YANG MENARIK DITELUSURI

Dengan prinsip tersebut, Agus mengajak seluruh anggota untuk memperkuat koordinasi, membangun komunikasi yang sehat, serta menyelesaikan setiap perbedaan melalui dialog dan musyawarah.

“Jangan berantem. Kita semua ingin berkembang dan memberikan manfaat. Jaga persaudaraan, jaga nama baik FRN, dan tunjukkan bahwa kekuatan kita terletak pada kebersamaan, loyalitas, serta pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Agus Flores menutup pesannya dengan mengajak seluruh keluarga besar FRN se-Indonesia untuk tetap solid dalam menjalankan organisasi, mandiri dalam mengembangkan kemampuan, serta bertanggung jawab dalam setiap langkah yang membawa nama FRN.

Semangat persatuan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi FRN untuk terus berkembang sebagai jaringan media yang menjunjung tinggi solidaritas, profesionalitas, dan tanggung jawab kepada masyarakat.

Red

Example 300250
Example 120x600