Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

JEJAK PRESIDEN SOEHARTO DI TROWULAN MOJOKERTO, KISAH KUNJUNGAN YANG MENARIK DITELUSURI

94
×

JEJAK PRESIDEN SOEHARTO DI TROWULAN MOJOKERTO, KISAH KUNJUNGAN YANG MENARIK DITELUSURI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, 26 OKTOBER 2026
Kawasan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menyimpan jejak penting kejayaan Kerajaan Majapahit. Di tengah kekayaan sejarah tersebut, berkembang kisah mengenai kunjungan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, ke kawasan Trowulan pada masa pemerintahannya.

Mengutip sebuah catatan yang dimuat dalam kajian mengenai tradisi dan tempat bersejarah di Trowulan, Soeharto disebut pernah berkunjung ke Siti Inggil, Desa Bejijong, pada tahun 1975. Informasi tersebut dikaitkan dengan keterangan seorang sesepuh setempat. Namun, tanggal dan bulan kunjungan itu belum dapat dipastikan melalui dokumentasi resmi yang ditemukan.

Example 300x600

Kisah tersebut menjadi salah satu hal yang menarik untuk ditelusuri lebih jauh, terutama untuk memperkaya catatan sejarah lokal Mojokerto dan hubungan tokoh nasional dengan kawasan peninggalan Majapahit.

Trowulan, Warisan Sejarah yang Terus Dijaga

Trowulan dikenal sebagai kawasan arkeologi penting yang menyimpan berbagai peninggalan bersejarah, di antaranya Candi Tikus, Gapura Wringin Lawang, Gapura Bajang Ratu, dan Kolam Segaran.

Kawasan ini memiliki nilai penting dalam penelitian sejarah dan arkeologi karena berkaitan dengan perkembangan peradaban Majapahit. Pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama agar peninggalan tersebut tetap terjaga dan dapat dipelajari oleh generasi mendatang.

Penelusuran Arsip Keluarga Cendana

Untuk memastikan apakah Soeharto bersama keluarga Cendana berulang kali mengunjungi Trowulan, diperlukan penelusuran lebih lanjut terhadap arsip kepresidenan, dokumentasi foto, catatan perjalanan, serta kesaksian warga yang mengetahui peristiwa tersebut.

Arsip Nasional Republik Indonesia memiliki koleksi arsip mengenai masa pemerintahan Soeharto, termasuk dokumentasi tekstual dan foto. Sumber-sumber tersebut dapat menjadi rujukan untuk menelusuri kronologi kunjungan secara lebih akurat.

Kisah Soeharto di Trowulan bukan hanya menarik sebagai cerita tentang tokoh nasional, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menggali sejarah lokal. Dengan dukungan dokumen dan kesaksian yang dapat dipertanggungjawabkan, sejarah kunjungan tersebut dapat disusun secara lebih lengkap, akurat, dan bernilai bagi masyarakat Mojokerto.

Baca Juga:  Kapolri Suyudi Ario Seto Sambangi Mahkamah Agung, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum yang Berkeadilan

Sumber penelusuran: kajian sejarah mengenai Siti Inggil di Trowulan dan Arsip Nasional Republik Indonesia.

Red

Example 300250
Example 120x600