Polri

6.500 Jamaah Islamiah Ke NKRI Lagi, Karena Ketokohan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo

×

6.500 Jamaah Islamiah Ke NKRI Lagi, Karena Ketokohan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,  Jarang Media Angkat Berita Mengapa Jamaah Islamiah (JI) Masuk Di Pelukan Ibu Pertiwi Lagi ? Padahal Sangat penting Membesatkan Nama Polri, Untuk Program Polri Untuk Masyarakat.

Seharus nya Ada Istilah ” JI Saja Mencintai Kapolri, Apalagi Yang Lain”? Sayangnya Hal itu Belum Peka Melihat atau Memonitoring hal tersebut.

Selasa (1/9) Media Nasional Suara Merdeka Mengangkat hal itu, bahwa 30 Agustus 2026, Sejarah Baru Dibuka, KEPALA Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri pertemuan dengan sekitar 6.500 mantan anggota Jamaah Islamiyah atau JI di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah,

Kepolisian menyatakan pertemuan tersebut sebagai bagian dari program reintegrasi mantan anggota JI setelah organisasi itu mendeklarasikan pembubaran pada 30 Juni 2024.

‎Ribuan mantan anggota JI yang mengikuti acara bertajuk Silaturahmi Akbar bersama Garda Satya NKRI itu berasal dari Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Polri menggelar kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.

Dimuat Diharian Tempo (30/8)  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Silaturahmi Akbar bersama sekitar 6.500 Kapolri Temui 6.500 Eks Anggota JI di Solo ‎ | tempo.co mantan anggota dan simpatisan Jemaah Islamiyah (JI) yang tergabung dalam wadah Garda Satya NKRI di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Jawa Tengah, pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Media Nasional Suara Merdeka , Menyimpulkan poin-poin penting dari kegiatan tersebut:

Tujuan Acara: Pertemuan ini dikemas dalam rangka tasyakuran HUT ke-81 Republik Indonesia serta memperkuat komitmen kebangsaan dan reintegrasi sosial para eks anggota JI kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pernyataan Sikap: Ketua Garda Satya NKRI sekaligus mantan Amir JI, Para Wijayanto, menegaskan bahwa kembalinya mereka ke NKRI dilakukan secara sukarela tanpa ada unsur paksaan, berkat pendekatan pembinaan yang tepat dari kepolisian.

Baca Juga:  Pipit Rismanto, Tiap Hari Kunjungan Kerja Keliling Polres, Tujuannya Evuasi Kerja dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat, Kali Ini Dikota Bogor

Peran dan Kontribusi: Dalam arahannya, Kapolri mengajak para eks anggota JI yang sudah berikrar setia pada Pancasila dan NKRI untuk ikut serta mengambil peran positif, termasuk menjadi relawan dalam penanggulangan bencana alam bersama pemerintah.

Capaian Pembinaan Densus 88: Kepala Densus 88 Antiteror Polri, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, melaporkan bahwa hingga saat ini sudah ada 7.942 eks anggota JI yang tersebar di 28 provinsi mengikuti program pembinaan serta pelatihan kemandirian ekonomi.

Seharus Baik Jajaran Polri dan Media harus Peka Melihat Isue Positif itu.

 

Agus Flores Astrodiarjo/Pimpred Nasional Suara Merdeka