JAKARTA, 28 OKTOBER 2026 Ketua Umum Fast Respon Counter Polri, Agus Flores, mengungkapkan perjalanan Grup WhatsApp Fast Respon Counter Polri yang disebut telah bertahan selama enam tahun. Grup tersebut menjadi wadah komunikasi lintas profesi yang, menurut keterangannya, melibatkan sejumlah perwira tinggi Polri, pejabat pemerintahan, wartawan, dan praktisi hukum.
Dalam keterangannya, Agus Flores menyebut sejumlah tokoh nasional dan perwira tinggi kepolisian pernah bergabung dalam grup tersebut, termasuk Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Catur Panjaitan, Irjen Pol Iwan Kurniawan, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Irjen Pol Pipit Rismanto, serta Irjen Pol Nanang Avianto.
Agus Flores juga menyampaikan bahwa lima mantan Kapolda yang sebelumnya tergabung kini sudah tidak lagi berada dalam grup, sementara sejumlah anggota lainnya masih bertahan.
Berdasarkan data yang disampaikan Agus Flores, anggota yang disebut masih bergabung terdiri atas 69 jenderal, termasuk delapan mantan Kapolda, 91 Kombes, 71 AKBP, 40 Kompol, 18 AKP, 21 Iptu, 13 Ipda, dan 47 anggota bintara.
Selain itu, disebut terdapat dua wali kota, tujuh gubernur, 46 pengacara, serta sejumlah wartawan terpilih.
Perjalanan enam tahun tersebut menjadi bagian dari dinamika komunikasi Fast Respon Counter Polri. Agus Flores berharap jaringan komunikasi ini dapat terus dimanfaatkan secara profesional untuk bertukar informasi dan mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.
Besarnya jaringan komunikasi perlu diimbangi dengan ketepatan informasi, konfirmasi kepada pihak terkait, serta penghormatan terhadap independensi profesi wartawan dan kewenangan setiap institusi.
Red



















