News

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Kunjungi Kantor PBNU, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Polri dengan Ulama

13

 

JAKARTA, 30 Oktober 2026 Kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta Pusat menjadi gambaran pentingnya membangun komunikasi dan mempererat hubungan antara institusi Polri dengan kalangan ulama.

Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Kapolri disambut oleh jajaran pengurus PBNU. Pertemuan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.

Silaturahmi antara Polri dan tokoh agama memiliki arti strategis. Ulama mempunyai peran penting dalam memberikan tuntunan moral, menyampaikan pesan-pesan kesejukan, serta membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kerukunan dan persaudaraan.

Sementara itu, Polri memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, melindungi seluruh warga negara, serta memastikan hukum ditegakkan secara profesional dan berkeadilan.

Sinergi antara ulama dan aparat penegak hukum menjadi salah satu kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, mulai dari persoalan intoleransi, penyebaran paham radikal, konflik sosial, hingga berbagai bentuk kejahatan yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.

Kunjungan tersebut juga menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas aparat kepolisian. Dukungan masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen bangsa sangat diperlukan agar tercipta lingkungan yang kondusif.

Melalui komunikasi dan silaturahmi yang baik, diharapkan hubungan Polri dan PBNU semakin erat serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Menjaga Persatuan, Merawat Kebangsaan

Indonesia membutuhkan kebersamaan seluruh elemen bangsa. Ulama dan umara harus berjalan beriringan, saling menguatkan, serta mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Kunjungan Kapolri ke Kantor PBNU menjadi momentum untuk terus merawat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena keamanan yang kuat tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepercayaan, persatuan, keteladanan, dan kedekatan dengan masyarakat.

Red

Exit mobile version