Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Polri

TIAP HARI SAYA MENULIS PROGRAM KAPOLRI UNTUK MASYARAKAT Agus Flores: Pelayanan Publik, Respon Cepat, dan Polisi Berprestasi Harus Jadi Ukuran Utama

24
×

TIAP HARI SAYA MENULIS PROGRAM KAPOLRI UNTUK MASYARAKAT Agus Flores: Pelayanan Publik, Respon Cepat, dan Polisi Berprestasi Harus Jadi Ukuran Utama

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

JAKARTA, 5 Oktober 2026 Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Counter Polri, Raden Mas MH. Agus Rugiarto Astrodiarjo, S.H., M.H. (Agus Flores), menyampaikan pandangannya mengenai arah program Kepolisian Republik Indonesia yang menurutnya semakin menitikberatkan pada pendekatan kepada masyarakat.

Example 300x600

Agus Flores mengatakan, dirinya setiap hari menulis dan menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan program Kapolri untuk masyarakat. Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat harus benar-benar dilakukan secara sungguh-sungguh dan bukan sekadar menjadi slogan.

«“Tiap hari saya menulis program Kapolri untuk masyarakat. Menurut saya, program Polri untuk masyarakat, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto lebih mengedepankan pendekatan dengan masyarakat secara sungguh-sungguh. Jangan bohong,” ujar Agus Flores.»

Selain pendekatan kepada masyarakat, Agus menyoroti pentingnya integritas dalam penerimaan anggota Polri maupun promosi jabatan.

Ia menegaskan, menurut pandangannya, tidak boleh ada istilah titipan maupun transaksi uang dalam proses penerimaan atau promosi jabatan. Jabatan di lingkungan kepolisian, kata dia, harus diberikan berdasarkan kemampuan, integritas, dan prestasi.

«“Untuk tahun ini, penerimaan polisi atau promosi jabatan tidak ada istilah titipan dan transaksi uang. Tidak ada istilah mau mendapatkan jabatan harus dibayar. Yang menduduki jabatan harus berprestasi. Makanya berlomba-lomba membuat prestasi di masyarakat,” tegasnya.»

Pelayanan Publik Harus Cepat dan Tidak Berlarut-larut

Agus Flores juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Menurutnya, setiap laporan dan perkara harus mendapatkan penanganan yang jelas, profesional, serta tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian.

Ia menilai, apabila suatu perkara ditangani hingga waktu yang sangat panjang tanpa kejelasan, hal tersebut perlu menjadi perhatian dan evaluasi terhadap personel yang menangani perkara tersebut.

«“Ada juga program pelayanan kemasyarakatan, respon cepat, tidak ada perkara berlarut-larut. Kalau ada perkara ditangani sampai satu tahun, maka oknum polisi tersebut bermasalah. Dan tidak ada namanya perkara dibayar,” katanya.»

Baca Juga:  LAPOR PAK KAPOLRI : Gerak Cepat Brimob JATENG, Padamkan Kebakaran Tpa Putri Cempo

Menurut Agus, keberhasilan Polri tidak semata-mata diukur dari banyaknya perkara yang ditangani, tetapi dari kualitas penanganan perkara dan sejauh mana masyarakat, khususnya korban, mendapatkan perlindungan serta kepastian pelayanan.

«“Mengukur keberhasilan itu dari kualitas penanganan dan perlindungan korban, bukan sekadar jumlah kasus,” ujarnya.»

Pengaduan Masyarakat Harus Transparan

Agus juga menekankan pentingnya pengelolaan pengaduan masyarakat secara transparan. Setiap pengaduan, menurutnya, harus memiliki penanggung jawab serta batas waktu penanganan yang jelas sehingga masyarakat tidak dibiarkan menunggu tanpa kepastian.

Ia juga menyoroti pentingnya kecepatan pelayanan melalui layanan 110, pemberantasan narkoba, judi daring, penipuan digital, serta berbagai kegiatan humanis yang bertujuan memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Salah satu pendekatan yang disorot adalah kegiatan Subuh Keliling, yang menurutnya dapat menjadi bagian dari upaya mendekatkan personel kepolisian dengan masyarakat.

«“Respon cepat layanan 110, pemberantasan narkoba, judi daring, penipuan digital, serta kegiatan humanis seperti Subuh Keliling untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat. Itu bagian dari Quick Wins,” kata Agus.»

Agus Flores menilai, berbagai program tersebut harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurutnya, keberhasilan kepolisian pada akhirnya bukan hanya terlihat dari program yang dibuat, tetapi dari perubahan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
(Redaksi)

Example 300250
Example 120x600