Polri

Ibu Ketum Bhayangkari, Nobar Autopsy di HKGB ke-74

×

Ibu Ketum Bhayangkari, Nobar Autopsy di HKGB ke-74

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 diisi dengan kegiatan nonton bareng film Autopsy: Dead Can Body Talk di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigi Prabowo, Wakil Ketua Umum Bhayangkari Ny. Martha Dedi Prasetyo, jajaran Pengurus Pusat Bhayangkari, serta para Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Bhayangkari pada masanya.

Ketua Bhayangkari Gabungan 06 Korps Brimob Polri, Ny. Yuli Ramdani Hidayat, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain menjadi bagian dari rangkaian HKGB ke-74, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para Bhayangkari untuk menyaksikan kisah inspiratif tentang pengabdian di bidang forensik.

Ny. Yuli Ramdani Hidayat yang juga Ketua Pelaksana HKGB ke-74 mengatakan, kegiatan nonton bareng tersebut diikuti oleh jajaran Pengurus Pusat Bhayangkari, Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Bhayangkari, serta para Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Bhayangkari pada masanya.

“Hari ini kami bersama Ibu Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Wakil Ketua Umum Bhayangkari, jajaran Pengurus Pusat Bhayangkari, serta Ibu Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Bhayangkari pada masanya melaksanakan nonton bareng film Autopsy: Dead Can Body Talk,” ujar Ny. Yuli.

Film tersebut mengangkat kisah nyata Brigjen Pol. Sumy Hastry, seorang polisi wanita yang berkiprah di bidang forensik. Perjalanan pengabdiannya menggambarkan bagaimana ilmu pengetahuan, ketelitian, dan dedikasi dapat berperan dalam mengungkap fakta serta membantu memberikan keadilan bagi korban.

Menurut Ketua Bhayangkari Gabungan 06 Korps Brimob, film tersebut memberikan pesan positif sekaligus gambaran mengenai pentingnya kompetensi dan ketelitian dalam menjalankan tugas.

“Film ini sangat menarik dan edukatif. Kita belajar bahwa melalui ilmu, ketelitian, dan proses forensik, sebuah kebenaran dapat terungkap dan keadilan bagi korban dapat diperjuangkan. Ini menjadi wawasan berharga bagi kami sebagai Bhayangkari,” ungkap Ny. Yuli.

Baca Juga:  Karhutla Di Palembang Hari Ini, Brimob Turun..

Kisah yang ditampilkan juga memperlihatkan kiprah perempuan dalam lingkungan Kepolisian, khususnya melalui bidang keahlian yang membutuhkan profesionalisme dan tanggung jawab tinggi. Hal tersebut menjadi inspirasi bagi Bhayangkari untuk terus mengembangkan diri serta memberikan dukungan positif terhadap pengabdian keluarga dan institusi.

Memasuki usia ke-74, Ny. Yuli berharap Bhayangkari semakin solid, adaptif, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.

“Harapan saya, Bhayangkari semakin solid, maju, adaptif, dan bermanfaat bagi keluarga, Polri, serta masyarakat. Semoga Bhayangkari terus menjadi organisasi yang inspiratif, humanis, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi negeri,” tuturnya.

Rangkaian HKGB ke-74 diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarkeluarga besar Bhayangkari, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang memberi nilai positif, membuka perspektif baru, dan mendorong semangat untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.

©️ Tim Produksi Humas Korps Brimob Polri

Instagram: humaskorpsbrimob
Youtube: Humas Korps Brimob Polri
Facebook: humaskorpsbrimob
Twitter: humas_korbrimob
TikTok : korpsbrimobpolri

#Polriuntukmasyarakat
#BrimobUntukNusadanBangsa
#Jiwaragakudemikemanusiaan
#humaskorbrimobpolri